Terasa Berat
Berat sekali harus menjalani setiap langkah dari kehidupanku ini. Bukanya aku ingin mengeluhkan tentang apa yang terjadi dalam kehidupanku. Sama sekali tidak. Tapi sering kali terasa tak tertahankan.
Tahun ini akan segera berlalu. Rasanya tak pernah sesenang ini menyambut tahun baru. 2008 benar-benar buruk untukku. Aku tak tahu apa yang akan terjadi di tahun depan, tapi aku lega tahun buruk ini berlalu.
Aku mulai melihat di mana aku sekarang berada. Dan takut sekali untuk membuka mata dan mengakuinya. Aku bersiap menghadapi segala yang akan menyambutku di depan sana. Sungguh, ini sangat berat. Memutuskan memegang teguh apapun yang kuinginkan, yang benar-benar kuinginkan dalam hidupku. Segala impianku dan segala hal yang selalu kurindukan dalam hidupku.
Apa yang terbaik yang kumiliki saat ini adalah kedekatan dengan Tuhan. Aku tahu pasti di sanalah segala hal diletakan, kepasrahan. Kebaikan Tuhan tiada taranya. Aku memuja Nya, dan akan selalu melakukannya. Aku berdoa untuk terus diberi keyakinan ini, terus percaya pada segala kebaikan-Nya.
Sungguh berat segala yang kualami, sungguh berat memegang teguh semua yang kuyakini. Berat untuk terus mengangkat kepala saat harus menetapkan pilihan yang kuyakini dan semua mulai menghakimi. Aku bertahan di jalan yang kuyakini, aku tak ingin berlari menghindar dari setiap masalah yang disodorkan di hadapanku. Termasuk yang satu ini, ujian lain dari hidupku.
Aku bertanya pada Tuhan dalam setiap doa-ku, dan aku tak bisa mendengarkan jawaban Nya saat ini. Tapi aku tetap yakin, segala yang diberikan Nya padaku adalah yang terbaik untukku. Apa yang kutempuh ini mulai terasa tak tertahankan, aku mulai tertatih-tatih untuk bertahan. Tapi aku harus tetap bertahan dan melaluinya sampai akhir. Aku tak mau berlari dan terus dikejar oleh hal yang tak terselesaikan. Aku harus melalui ini sampai akhir.
Tahun ini akan segera berlalu. Rasanya tak pernah sesenang ini menyambut tahun baru. 2008 benar-benar buruk untukku. Aku tak tahu apa yang akan terjadi di tahun depan, tapi aku lega tahun buruk ini berlalu.
Aku mulai melihat di mana aku sekarang berada. Dan takut sekali untuk membuka mata dan mengakuinya. Aku bersiap menghadapi segala yang akan menyambutku di depan sana. Sungguh, ini sangat berat. Memutuskan memegang teguh apapun yang kuinginkan, yang benar-benar kuinginkan dalam hidupku. Segala impianku dan segala hal yang selalu kurindukan dalam hidupku.
Apa yang terbaik yang kumiliki saat ini adalah kedekatan dengan Tuhan. Aku tahu pasti di sanalah segala hal diletakan, kepasrahan. Kebaikan Tuhan tiada taranya. Aku memuja Nya, dan akan selalu melakukannya. Aku berdoa untuk terus diberi keyakinan ini, terus percaya pada segala kebaikan-Nya.
Sungguh berat segala yang kualami, sungguh berat memegang teguh semua yang kuyakini. Berat untuk terus mengangkat kepala saat harus menetapkan pilihan yang kuyakini dan semua mulai menghakimi. Aku bertahan di jalan yang kuyakini, aku tak ingin berlari menghindar dari setiap masalah yang disodorkan di hadapanku. Termasuk yang satu ini, ujian lain dari hidupku.
Aku bertanya pada Tuhan dalam setiap doa-ku, dan aku tak bisa mendengarkan jawaban Nya saat ini. Tapi aku tetap yakin, segala yang diberikan Nya padaku adalah yang terbaik untukku. Apa yang kutempuh ini mulai terasa tak tertahankan, aku mulai tertatih-tatih untuk bertahan. Tapi aku harus tetap bertahan dan melaluinya sampai akhir. Aku tak mau berlari dan terus dikejar oleh hal yang tak terselesaikan. Aku harus melalui ini sampai akhir.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home