Menunggu Kismet-ku

Begitu banyak yang terjadi selama pertengahan bulan ini. Beberapa hal belum sempat kuserap dan kucerna. Dan mendadak semua berubah lagi.
Soal aku dan dia (yang tak bisa kusebut namanya) - begitu membingungkan. Parasaan itu seperti kabut. Tapi bagi diriku sendiri semua terlihat jelas dan nyata.
Cinta itu sesuatu yang susah didefiniskan. Bahkan teramat membingungkan. Rumit? Aku pernah mendangar kata ini dari seorang sahabatku, yang tak pernah mau terikat dalam hubungan tetap dengan seorang wanita. Dan aku baru menyadari kebenaran kata itu.
Beberapa kali aku pernah jatuh cinta, saat aku remaja semuanya seperti fantasi, dan aku begitu terpusat pada perasaan itu, sampai aku merasakan seperti diterjang badai dan tercabik-cabik saat ikut larut di dalamnya. Sekarang, perasaan ini terasa sama rumitnya, tapi cinta ini tumbuh di duniaku yang lebih dewasa. Ada kestabilan, ada ketetapan, dan aku tahu betul apa yang kurasakan, apa yang terjadi dan apa yang ingin kulakukan.
Aku tak tahu apa yang dirasakannya, kalau dia orang yang memandang kedekatan dan cinta sebagai sesuatu yang rumit, aku yakin apa yang kurasakan padanya adalah hal terakhir yang ingin diambilnya.
Apapun itu, aku selalu berpikir, perasaan ini teramat nyata. Dan aku tak meragukannya lagi, senyata aku menyentuh wajahku sendiri, seperti itulah perasaanku padanya. Dan aku tak bisa memaksanya untuk mengerti ini, karena ini perasaanku sendiri, milikku.
Tapi apa yang kami miliki hanya kami yang tahu, chimestry ini, entah dia menyadari ini atau tidak, aku yakin ada sesuatu di antara kami. Aku tak tahu apa itu. Tapi 'sesuatu' itu membuat kami sulit untuk duduk berdekatan bahkan, atau saling bersentuhan layaknya teman. Suatu hari, jika saatnya tiba, dan aku yakin itu tak akan lama, semua akan dapat kupahami.
Aku takut sekali, seperti beberapa hari lalu, saat kami begitu dekat, aku tahu kismet itu akan segera terjadi. Aku takut jika saat itu tiba. Walau aku tahu, cepat atau lambat perjalanan ini akan sampai pada satu titik, aku masih saja takut jika sampai di sana dan ternyata aku menemukan hal berbeda.
Begitu banyak hal yang akan terjadi, berbagai perubahan. Aku tak bisa bilang aku akan siap menyambutnya. Tapi aku tahu, aku harus menjalaninya, itu bagian dari kehidupanku. Ini sebuah perjalanan bukan?
Aku berharap, getaran itu sampai padanya, aku berharap Tuhan membuatnya menyadari itu, setidknya dia mau mengerti. Dan aku berharap kismet itu segera terjadi, dan aku berharap ketakutanku mereda lalu aku bisa menjalaninya dengan tenang.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home