radenkar

Monday, December 29, 2008

Masih Menanti Kismet


Semua orang mengatakan hal yang sama. Semua sahabat yang sangat menyayangiku. Tapi ini belum final bagiku. Kalau ini proses untuk membuatku melihat, aku akan menerimanya. Tapi selama ini doaku tak pernah putus. Sejak aku menyadari banyak hal dalam hidupku, aku tak lagi melangkah dengan cara yang sama. Aku sadar, tak ada sesuatu apapun yang dapat dipakasa dalam hidup ini. Apa yang terjadi pasti akan terjadi, apa yang tak bisa terjadi pasti tak akan terjadi.

Aku tahu, bebanku ini terasa makin berat dari hari ke hari. Tapi aku akan melangkah dengan lebih ringan saat menyerahkan segalanya ke tangan Tuhan. Ada saat-saat aku merasa sangat takut menghadapi apa yang terjadi. Tapi saat kembali mengingat apa yang kuyakini, aku dapat memahami dan menerima segalanya dengan lebih mudah.

Aku masih menunggu proses kismet ini. Entah kapan akan terlihat dengan jelas, tapi aku tahu sekarang masih dalam proses pembentukan. Dan aku akan setia menunggunya....Terjadilah apa yang akan terjadi.

Saturday, December 27, 2008

Terasa Berat

Berat sekali harus menjalani setiap langkah dari kehidupanku ini. Bukanya aku ingin mengeluhkan tentang apa yang terjadi dalam kehidupanku. Sama sekali tidak. Tapi sering kali terasa tak tertahankan.

Tahun ini akan segera berlalu. Rasanya tak pernah sesenang ini menyambut tahun baru. 2008 benar-benar buruk untukku. Aku tak tahu apa yang akan terjadi di tahun depan, tapi aku lega tahun buruk ini berlalu.

Aku mulai melihat di mana aku sekarang berada. Dan takut sekali untuk membuka mata dan mengakuinya. Aku bersiap menghadapi segala yang akan menyambutku di depan sana. Sungguh, ini sangat berat. Memutuskan memegang teguh apapun yang kuinginkan, yang benar-benar kuinginkan dalam hidupku. Segala impianku dan segala hal yang selalu kurindukan dalam hidupku.

Apa yang terbaik yang kumiliki saat ini adalah kedekatan dengan Tuhan. Aku tahu pasti di sanalah segala hal diletakan, kepasrahan. Kebaikan Tuhan tiada taranya. Aku memuja Nya, dan akan selalu melakukannya. Aku berdoa untuk terus diberi keyakinan ini, terus percaya pada segala kebaikan-Nya.

Sungguh berat segala yang kualami, sungguh berat memegang teguh semua yang kuyakini. Berat untuk terus mengangkat kepala saat harus menetapkan pilihan yang kuyakini dan semua mulai menghakimi. Aku bertahan di jalan yang kuyakini, aku tak ingin berlari menghindar dari setiap masalah yang disodorkan di hadapanku. Termasuk yang satu ini, ujian lain dari hidupku.

Aku bertanya pada Tuhan dalam setiap doa-ku, dan aku tak bisa mendengarkan jawaban Nya saat ini. Tapi aku tetap yakin, segala yang diberikan Nya padaku adalah yang terbaik untukku. Apa yang kutempuh ini mulai terasa tak tertahankan, aku mulai tertatih-tatih untuk bertahan. Tapi aku harus tetap bertahan dan melaluinya sampai akhir. Aku tak mau berlari dan terus dikejar oleh hal yang tak terselesaikan. Aku harus melalui ini sampai akhir.

Cinta Ini


Apakah perasaan ini nyata? Kenapa beberapa orang berkata aku bodoh karena mencintainya? It's so crazy. Aku tak bisa menggambarkan apa yang kurasakan. Sesuatu di hatiku, terasa begitu tak tertahankan, kadang ingin membuatku berlari menjauh,menjauh dan menghindarinya. Kadang membuatku ingin menemuinya dan memaki-makinya dan lalu menyerahkan hatiku sepenuhnya. Membuatku sangat sakit karena ingin memilikinya, kadang ingin melepaskannya dan meninggalkannya. Membuat semua ini berlalu dari kehidupanku. Perasaan ini kompleks.

Well, jatuh cinta selalu membuatku selalu merasa aneh. Berubah jadi obsesif? Melakukan hal-hal gila dan tak masuk akal. Love is a crazy thing for me.
Apa yang kuyakini tentang cinta? Saat dulu aku remaja, aku mengkhayalkan cinta sebagai sesuatu yang sangat indah. Kesetiaan, satu untuk selamanya. Menemukan pangeran impian, jatuh cinta dengan cara yang indah seperti dalam kisah-kisah dongeng. Mungkin sampai hari ini, pandanganku tentang cinta tetap sama. Sesuatu yang indah. Sesuatu yang membuat hidup terasa lebih hidup.Walau pada kenyataannya, jatuh cinta selalu identik dengan rasa sakit dan patah hati, seperti setiap kisah yang yang kualami. Tapi aku tak pernah jera. Aku tak pernah berlari dan menghindari saat cinta itu datang. Walau sering kali aku merasa ketakutan, tapi aku selalu menikmati dan menyambutnya dengan hangat. Mebiarkannya mencerahkan kehidupanku.


Aku berharap memiliki kisah yang indah tentang cinta. Jatuh cinta, menikah dan bahagia selamanya. Tapi bagiku saat ini, aku memandang cinta dengan cara yang sangat berbeda. Aku baru menyadarinya saat aku jatuh cinta pada pria ku ini. Aku merasakan sakitnya, aku merasakan indahnya, aku merasakan segala perasaan kompleks itu. Tersiksa dan bahagia. Aku bersyukur dan menangisinya. Tetap, di antara semua rasa sakitnya, aku selalu berkata 'ini hal terindah dalam kehidupan.'



Aku benar-benar mengerti kalau mencintai tak harus selalu memiliki, sungguh, kedengarannya klise, tapi aku benar-benar tahu akan hal itu dan meyakininya. Setelah semua hal yang pernah kulalui dalam hidupku. Pria ini sama sekali tak peduli padaku, beberapa orang berkata aku bodoh karena terus saja mencintainya. Bagiku ini hanya bagian dari perjalananku. Ada hal yang lebih besar dari pada memuaskan keinginan untuk memiliki apa yang sangat kita inginkan. Aku hanya menjalani, dan akan melihat ke mana hidup ini akan membawaku.



Aku ingin mengambil apa saja yang ditawarkan oleh kehidupan, kebagiaan, kesedihan, penolakan, rasa kecewa, kepahitan, ketidakadilan. Semua hal yang kuterima dengan lengkap membuatku sadar bahwa aku hidup dan menjalaninya. Dan setiap kali kesedihan datang, aku tahu, suatu saat akan tiba semuanya berlalu. Tak ada yang abadi dalam kehidupan ini bukan?
Soal cinta ini, ada sesuatu di hatiku, sesuatu yang kuyakini. Sesuatu yang tak bisa kuungkapkan,dan hanya bisa kuucapkan saat aku sedang berdoa. Hanya aku dan Tuhan yang benar-benar tahu. Suatu hari kelak, aku akan membuktikannya. Dan aku yakin itu.

Tuesday, December 23, 2008

I Whish


What i have to say, i have said it all. It's so release, but it's so hurtfull too.

I was crying for about 3 nights. Not for sorry, not for anythin, but so sad. I said to God, 'take everything from me, cuz i know all you give to me is the best for my life.'

I do belive God, i do believe what i feel and i keep it in my heart.
It's so releasing that finaly i can make it out. I dont know how i feel now, but it's still over there, never go.

'Oh God', i just can say that day by day, "Oh God, oh God, oh God....." over and over. I just said, i know it, i know it and i just have to through this. It's painfull but it's beautiful too. I got what i whis in every pray i said all over my life. And this is it.....i accept it

I just whish the one i love will be understand this...not only knowing, but would to understand it. I whish for nothin as exchange, i just want to give it, unconditional. If God give me the most beautiful feelin in this universe, i just whish for nothin except to give it.