radenkar

Friday, October 03, 2008

Kembali ke Akarku


Ini akan jadi masa-masa sulit buatku. To make a deal with everything in my life. Owh, sungguh sulitnya menghadapi semua ini dan menerimanya dengan tangan terbuka. Aku sedang dalam proses menerima semua perubahan dalam hidupku.



Setidaknya, lebaran ini membuatku kembali sadar, bahwa aku harus terus kembali ke akarku. Tempat dari mana aku berasal, tumbuh dan berkembang. Apa pun yang telah kualami dalam kehidupanku, ke manapun aku pernah pergi dan mendapat segala pengalaman baru, akar itu tak pernah bisa dicabut dari hidupku.



Kembali ke sana, bertemu semua hal yang pernah dan masih jadi bagian hidupku, aku merasakan sesuatu yang sangat berbeda. Sebuah perubahan. Aku tahu, perubahan itu ada pada diriku. Aku yang berkembang lebih jauh dari akarku. Segalanya terasa berbeda.



Apa yang dulu kukagumi, apa yang dulu kusukai, apa yang dulu terasa indah dalam pandanganku. Pemikiran yang dulu terasa benar, segalanya sudah berubah. Ada rasa sedih. Kesedihan akan kenangan masa lalu? Entahlah, aku tak tahu, apa nama kesedihan itu. Aku hanya melihat diriku dan menyaksikan segalanya tak lagi sama.





Apa pun yang telah kulalui dalam kehidupanku hingga saat ini, aku hanya menyadari, aku harus tetap berpijak pada akarku. Keluargaku, kampung halamanku, tempat aku berasal dan tumbuh serta berkembang. Dengan cara ini, aku melihat diriku dengan lebih jelas.



Aku tahu siapa diriku, dan aku tak harus berlari dari apapun dalam kehidupanku. Aku tahu di mana harus berpijak saat mulai kehilangan arah. 
Dan yang paling indah dari segalanya, aku tahu, aku sudah berkembang, 
tumbuh lebih besar dari diriku yang sebelumnya
.


 

0 Comments:

Post a Comment

<< Home