radenkar

Thursday, December 21, 2006

Sejarahnya Payung....

Musim hujan tlah tiba!!!! Biasanya musim-musim mendung ini jadi masa favoritku, gak tau kenapa kadang gerimis menimbulkan sensasi tersendiri di perasaanku, terasa bagai dejavu gitu lo....

Kalo musim hujan gini, payung jadi barang yang sangat berharga ya. Aku pernah baca artikel soal payung, benda satu ini memiliki sejarah panjang, terlepas dari fungsinya sebagai perlindungan dari hujan, payung dulu juga digunakan sebagai salah satu dari aksesoris para wanita. Di abad 19, pada masa-masa kekuasaan Ratu victoria, payung jadi aksesoris trendy wanita Inggris. Jika dilacak kembali ke 3000 tahun lalu, payung lebih memiliki fungsi reliji dari pada sebagai barang yang bermanfaat untuk melindungi dari hujan, yang jadi bagian penting dalam kepercayaan Katolik Roma. Bangsa Mesir menggunakan payung sebgai lambang dari bangsawan terkemuka sebagai pemegang kekuasan tertinggi, dan sebagai simbol kubah surga dari seorang raja.

Sedang di Yunani Kuno payung juga digunakan oleh para dewa-dewi, dimulai sebagai simbol erotis yang diasosasikan dengan Bacchus atau dikenal dengan nama Dionysus, yang juga dapat diartikan sebagai simbol penyedia perlindungan. Payung digunakan sebagai kostum di Roma selama berabad-abad secara terus-menerus hingga saat ini, atau disebut mantel hujan.

Pada pertengahan usianya, payung sangat populer di Asia dan Afrika. Konon, benda ini diperkenalkan oleh bangsa penjajah ke negara-negara di Asia dan Afrika, Portugis yang mengklaim kalau mereka-lah yang memperkenalkan benda ini di wilayah jajahan mereka di Asia dan Afrika. Dan sejalan dengan perkembangan jaman, dimodifikasi dalam berbagai bentuk dan warna, bahkan dibuat dengan ukuran kecil agar dapat dimasukan dalam tas.

Begitulah, kira-kira sejarahnya payung....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home