radenkar

Sunday, July 20, 2008

Tak Ingin Kuingkari


Menjauh dari dia selama dua minggu ini, membuatku banyak berpikir. Awalnya, aku ingin mengakhiri semua ini. Aku ingin mendapatkan hidupku kembali, menjalaninya dengan caraku, mengabaikan keberadaannya seperti di masa lalu.

Entahlah, sejak aku membuat keputusan itu, hatiku sangat gelisah. Kadang aku terbangun di tengah malam dan tiba-tiba teringat padanya. Aku terus memikirkannya dengan perasaan sedih.

Pada akhirnya aku harus mengakui, apa yang kurasakan tak bisa kuingkari, walaupun aku sangat ingin melakukan itu. Tapi perasaan itu ada dan nyata, benar-benar nyata.

Aku tahu, yang terpenting buat diriku adalah kebahagiaanku. Cinta ini membuatku merasa bahagia, seperti apapun bentuknya, di manapun tempatku dalam hidupnya, aku bisa menerimanya.

Aku tahu, cinta ini milikku, cinta ini yang membuatku merasa. hidup. Yang terpenting dari apa yang kurasakan adalah apa yang bisa kuberikan. Dalam pandanganku, di sanalah inti terindah dari mencintai.

Aku tahu, hanya dengan memberikan, cinta membawa kebahagiaan. Menerima perasaan ini dengan tulus dan tangan terbuka adalah satu-satunya jalan mengurangi rasa sakitnya.

Aku hanya ingin mencintai, aku hanya ingin memberikannya, selebihnya, biarlah Tuhan yang mengatur segalanya.

Hanya itu yang kutahu saat ini. Aku mencintainya, dan apa yang paling kuinginkan adalah memberikan apa yang bisa membuatnya tersenyum.




0 Comments:

Post a Comment

<< Home